Bukan malam dingin yang terindukan
namun rumah hangat ditengah kota yang masih teranggap surga di negeri antah barantah
Bukan sapaan yang terindukan
namun manusia penghuni rumah surga yang menjadi alasan sebuah perjuangan
dalam nocturnal escapade
Mungkin indahnya bulan dan bintang membutakan
mungkin dinginnya udara pegunungan menyesatkan
mungkin tenangnya malam mengejutkan
namun doa yang terucap seiring bencana awal memberi penerangan
Malam,
bersama ribuan kecanggihan manusia
bersama jutaan kecerdasan lelaki untuk memeta
bersama semua keyakinan dan ketahuan
membelah alam, memotong jalur pembenaran Gunung Lawu
mengesampingkan segala hal yang mengancam
Langkah pasti itu, hanya sebuah ilusi
kebodohan pembodohan terbodohi diri sendiri
kecerdasan yang teredam
firasat yang terabaikan
Semua hanya mampu terputar kembali ketika telah beranjak terlelap
-Sajak Inspirasi-
28-29 Januari 2014
Tawangmangu, Jawa Tengah
Komentar
Posting Komentar